Upacara Labuhan Merap

Upacara Labuhan Merap

Upacara Labuhan Merap ini merupakan perwujudan doa persembahan kepada Tuhan atas rahmat dan anugerah yang diberikan kepada karaton dan rakyatnya juga sebagai tanda penghormatan bagi leluhur yang menjaga Gunung Merapi. Upacara puncak labuhan diadakan di Gunung Merapi namun peyelenggaraan upacara adat ini juga biasanya diselenggarakan di tempat lain seperti di Pantai Parangkusumo, Gunung Lawu dan Kahyangan Dlepih. Kesakralan upacara ini terletak pada pranata keraton yang harus dilakukan secara khusus, khidmat dan tidak boleh dilakukan sembarang orang. Pranata keraton merupakan manifestasi budaya yang bermakna membuang, menjatuhkan atau menghanyutkan benda-benda yang telah ditetapkan keraton agar sultan dan rakyatnya mendapatkan keselamatan.

Prosesi diawali dengan doa di depan ubo rampe atau macam-masam sesaji yang telah disemayamkan di Pendopo Argo Merapi Dusun Kinahrejo dan kemudian diarak lalu dilabuh di Bangsal Srimanganti.Ubo rampe labuhan antara lain meliputi kembang setaman, nasi tumpeng, ingkung (ayam) serta serundeng, yang dibagikan kepada setiap pengunjung setelah upacara selesai.

Author: 
author

Related Post

Leave a reply