Pembangunan di JogJa Meresahkan Warga

pembangunan

YOGYA – Perencanaan berbasis kemasyarakatan adalah salah satu hal yang dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta maupun daerah lain di DIY dalam menyusun rencana tata kota.

Perencanaan yang tidak melibatkan masyarakat, memunculkan pembangunan Yogyakarta yang terlihat tidak terkendali sekaligus keresahan di masyarakat.

Hal tersebut terungkap dalam diskusi bertajuk “Ada Apa dengan Jogja”, yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Geografi UGM bekerjasama dengan IMM Komisariat UGM, di Gedung PP Muhammadiyah di Kota Yogyakarta, Minggu (23/11) siang.

Pembicara diskusi tersebut adalah Yuli Kusworo selaku koordinator Arsitek Komunitas (Arkom) Yogyakarta, dan ahli sekaligus Dosen Tata Ruang Fakultas Geografi UGM, Lutfi Muta’ali.

Yuli Kusworo mengatakan, saat ini masyarakat di Yogyakarta tidak mengetahui tentang rencana penataan kota pemerintah. Padahal, sesuai Undang-Undang Keterbukaan Informasi, seharusnya masyarakat berhak tahu kota yang mereka tinggal akan ditata seperti apa.

“Selama ini masyarakat seperti ditinggalkan oleh pemerintah setiap kali mereka membuat perencanaan pembangunan. Dan masyarakat seperti tidak memiliki ruang untuk berperan dalam tata kelola ruang,” katanya.

Sumber : Tribunjogja

news

Author: 
    author
    JogjaLand

    Related Post

    Leave a reply