Pameran Fotografi “Fragrance”

Pameran-Fotografi-Fragrance

FRAGRANCE yang berarti harum, wangi, semerbak. Sebuah pertemuan yang diawali dengan kejadian yang baik itu disengaja atau tidak disengaja, memiliki kelanjutanya masing-masing entah itu baik atau buruk,panjang atau pendek, manis atau pahit semua itu sudah ada yang mengaturnya dan setiap manusia mempunyai akhir dari cerita tersebut yang berbeda-beda. Manusia memiliki kapabilitasnya sendiri dalam bersosialisasi dan sungguh beragam jenisnya & cara-cara yang mereka gunakan untuk berkomunikasi, sebelum akhirnya mereka memulai sebuah dialog untuk saling mengenal. Dan di dalam sebuah dialog, hadirlah sebuah proses susun-menyusun kata supaya dialog tetap berjalan pada garisnya, dan tidak ada yang terluka diantaranya. Namun manusia hanyalah manusia yang tidak pernah luput dari kesalahanya, selalu ada garis persinggungan dan selalu terciptanya jarak ketika sebuah dialog tidak berjalan baik seperti yang diharapkan tiap manusianya. Keadaan berbalik, jika dialog berjalan dengan baik, mungkin akan berlanjut ke proses yang lebih serius untuk sekedar mengenal atau menyebutnya teman di kemudian hari. Tapi hidup memang sudah memiliki garisnya, tidak ada yang tahu esok atau lusa, mereka akan dibelokan 180 derajat, dijatuhkan, dibangunkan, dipuja, lalu ditinggalkan. Kedatangan dan kepergian seolah menjadi penyeimbang cuaca dan musim yang terus berganti secara tak menentu, ada yang hilang lalu ada yang datang. Kehadiran seseorang yang pernah dekat dengan kita baik dari masa lalu ataupun saat ini secara samar sering teringat, dari kejadian, cerita-cerita yang melibatkanya dan bau tubuhnya yang secara tidak kita sadari telah terhirup oleh indera penciuman kita. Terekam menjadi sebuah memori dan semacam kamus harian di dalam otak kita, tentang eksistensi dari manusia tersebut. Bau menandakan kehadiran, baik untuk mereka yang sudah tiada atau masih hidup hingga saat ini. Khususnya mereka yang masih hidup, secara tidak langsung meninggalkan sebuah jejak melalui bau dan aroma mereka di lingkaran kehidupanya, melewati udara dan angin bau diterjemahkan menjadi nafasyang saling berinteraksi dan saling mengisi, seolah manusia tidaklah pernah lengkap tanpa nafas dan baunya.” – Silenaile Joe

Seperti yang sudah disampaikan oleh Silenaile Joe diatas tentang konsep pameran, jadi kami akan menjelaskannya secara singkat saja.

Fragrance adalah sebuah pameran fotografi tentang Fine Art Photography, dimana tiga Seniman (Fotografer) yaitu Silenaile Joe, Dwiki Febrian, dan Sukri Gazali mencoba menggabungkan antara teknis fotografi dengan unsur-unsur seni rupa. berbeda dengan fotografi jurnalistik yang bermakna tunggal dan menekankan nilai berita, Fine Art Photography yang digelar oleh tiga orang ini menawarkan anda untuk bebas berinterpretasi.

Pameran ini akan digelar di Studio Daging Tumbuh yang terletak di Jl. Kadipaten Kidul 28 Yogyakarta. Pameran Fragrance akan digelar selama satu bulan mulai tanggal 15 November 2014 hingga 15 Desember 2014. Pameran ini akan dibuka pada tanggal 15 November 2014 pukul 19.00 oleh Arsita Pinandita seorang dosen yang juga aktif berkesenian di Yogyakarta ini akan ikut meramaikan acara, selain itu ada Mohammad Hadid sebagai penulis. So.. Mari Datang rame-rame datang ke pameran Fragrance. Ajak semua teman, pacar, saudara, orangtua, kakek, nenekmu untuk hadir di acara Fragrance. (bgs/fth)

Maps:

Maps-pameran-fragrance

news

Author: 
author

Related Post

Leave a reply