Jelang Imlek, Warga Tionghoa Bersihkan Rupang dan Patung

cuci-rupang

MAGELANG – Puluhan umat Tri Dharma di Kota Magelang melakukan pembersihan rupang atau peralatan ibadah, altar dan patung dewa-dewi menjelang Tahun Baru Imlek 2566/2015 di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio Yayasan Tri Bhakti Kota Magelang, Kamis (12/2/2015).

Dalam pembersihan ini, ada empat Sin Ben/Kim Sin atau patung baru yang didatangkan dari China pascakebakaran hebat melanda kelenteng bersejarah ini.

Sejumlah umat nampak sibuk mencuci dan membersihkan rupang serta patung-patung. Dalam pencucian tersebut, 16 Kim Sin yang ada di dalam klentheng tersebut selain dicuci dengan menggunakan air sabun juga menggunakan air bunga mawar merah dan putih.

Pencucian patung dengan menggunakan air kembang agar patung terlihat segar, wangi dan bersih kembali. Bahkan, umat yang harus membersihkan harus menjalani ritual puasa selama tiga hari.

“Harus puasa biar mendapat berkah. Namun, itu tergantung niat. Kalau saya puasa tiga hari,” ucap Yuliawati, salah satu umat kepada Tribun Jogja, kemarin.

Warga Jalan Manggis, Kampung Gelangan, Kota Magelang ini mengatakan, hampir setiap tahun dirinya rutin untuk terlibat membersihkan seluruh peralatan ibadah. Dia mengaku saat melakukan pembersihan harus diikuti dengan niat yang tulus dan pikiran yang bersih.

Tribunjogja

berita news

Author: 
    author
    JogjaLand

    Related Post

    Comments are closed.