Candi Barong Yogyakarta

Candi Hindu Berhiaskan Kepala Barong.

candi barong

  • Akses

Candi Barong terletak di atas perbukitan Batur Agung di Dusun Candisari, Desa Sambirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Letaknya berjarak 27 km sebelah timur dari pusat Kota Yogyakarta. Untuk mengaksesnya wisatawan dapat menggunakan kendaraan umum, yaitu dengan naik bus transjogja trayek 1A dan 1B sampai Candi Prambanan. Kemudian dilanjutkan dengan naik ojek, becak atau taksi sampai ke lokasi Candi Barong.

candi barong 6

  • Sejarah

Sejarah dinamakannya Candi Barong, karena pada setiap dinding candi dihiasi ukiran kepala kala, yaitu berupa kepala singa berahang bawah yang menyerupai barong. Biasanya hiasan ini digunakan sebagai simbol penolak balak. Maka kemudian masyarakat memberinya nama candi Barong. Candi ini ditemukan pada tahun 1913 dalam keadaan runtuh oleh seorang Belanda yang sedang mengerjakan proyek perkebunan tebu di Indonesia. Kemudian mulai tahun 1987 pemugaran candi dilakukan dan selesai pada tahun 1992. Mengenai pembangunannya, diperkirakan candi ini dibangun pada abad ke-9 sampai abad ke-10.

candi barong 8

  • Keunikan

Candi Barong Yogyakarta terbagi menjadi tiga halaman berbentuk berundak yang semakin ke belakang semakin tinggi. Halaman pertama merupakan halaman terluar dan terbawah berupa halaman kosong seluas 94 x 122 meter dengan tangga di sebelah barat yang menyambungkan ke halaman ketiga. Halaman kedua seluas 92,5 x 62,5 meter diduga merupakan konstruksi kayu, karena ditemukan beberapa umpak batu segi delapan tak beraturan. Halaman ketiga dengan luas 75 x 47,5 meter merupakan halaman paling tinggi dan dianggap paling suci. Di halaman ini terdapat dua buah candi yang sangat sakral. Candi pertama berukuran 8,20 x 8,20 meter dan tinggi 9,25 meter berada di sebelah utara, sedangkan candi kedua berukuran 8,25 x 8,25 meter dan tinggi 9,25 meter.

candi barong 7 candi barong 3

candi barong 4 candi barong 9

Di komplek Candi Barong Yogyakarta ditemukan arca Dewa Wisnu dan Dewi Sri (istri Dewa Wisnu) yang merupakan lambang kemakmuran dan kesuburan. Ini membuktikan bahwa candi ini dulunya adalah milik masyarakat Hindu, dan mereka menggunakannya sebagai tempat pemujaan kedua dewa tersebut. Selain itu juga ditemukan hiasan kerang bersayap (sankha) yang merupakan simbol Dewa Wisnu. (Um-R)

Map

Related Post

Leave a reply