BANTUL –Â Keluhan masyarakat akan banyaknya truk pasir bermuatan berlebih yang melintasi Jalan Srandakan direspon dengan adanya operasi gabungan untuk menegakkan peraturan angkutan jalan termasuk masalah tonase pada Kamis (5/11/2015) di Triharjo, Pandak.
Jalan Srandakan selama ini memang menjadi jalur utama truk yang membawa pasir dari penambangan sekitar Kali Progo.
Beberapa kali memang terjadi kasus penolakan masyarakat terhadap truk yang dianggap merusak jalan. Tak heran banyak truk pasir yang melihat adanya razia dari kejauhan langsung berhenti hingga berbalik arah.
“Banyak yang malah berhenti, mau bagimana lagi mereka alasannya menunggu di warung,” ujar Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Bantul Cahyo Widodo usai mencoba mengejar sejumlah truk yang menghindari pemeriksaan.
Hampir semua truk bermuatan pasir memang membawa muatan yang berlebih.
Menurut Cahyo, dari 52 kendaraan bermuatan yang dihentikan selama satu jam operasi, terdapat 29 yang bermasalah terdiri dari 27 kendaraan kelebihan muatan, KIR yang habis, dan satu karena habis terkena tilang.
Sumber : Tribunjogja






