Tips Memantau Penggunaan Internet Pada Anak

Pam1 

(Sumber: Merdeka.com)

Selama masa pandemi COVID-19 sejumlah sekolah diliburkan dan peserta didik diminta untuk belajar melalui media daring dari rumah. Namun usai belajar, anak-anak seringkali masih berkutat dengan gawainya bahkan tak jarang mereka menjadi ketagihan karena bisa mengakses internet untuk menonton video atau bermain gim kesukaan mereka.

Maka saat ini orang tua mulai mencari metode untuk meminimalisir penggunaan gawi oleh anak. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan pembatasan akses internet, aplikasi, atau penerapan family pairing menggunakan pengaturan internet ramah anak.Hal lain yang dapat dilakukan orang tua adalah pendampingan kepada anak ketika anak menggunakan internet.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh UNICEF menunjukkan bahwa 90,7 persen di antara anak dan remaja pengguna internet mengakses media sosial, game online atau menonton film streaming. Data tersebut juga menunjukkan bahwa anak-anak dan remaja menghabiskan 5 jam dalam sehari untuk mengakses internet saat bukan hari libur, dan 7 jam sehari pada hari libur. Angka ini diyakini meningkat saat pandemi seperti saat ini. Disaat tidak adanya pengawasan orang tua, anak juga dapat terpapar kekerasan, termasuk kekerasan seksual, yang berujung pada eksploitasi terhadap anak.

 

Berikut beberapa cara untuk memantau penggunaan akses internet pada anak:

  1. Mengaktifkan kontrol orang tua

Orang tua harus memasang fitur ‘kontrol orang tua’ pada telepon pintar sebelum digunakan anak. Fitur ini dapat membatasi hal-hal yang boleh diakses oleh anak selama menggunakan gadget. Orang tua juga dapat memantau aktivitas anak.

  1. Tunda kepemilikan gawai oleh anak

Jangan diberikan anak hak kepemilikan gawai secara penuh. Akan tetapi pinjamkan gawai tersebut kepada anak dengan perjanjian atau kesepakatan, dengan begitu orang tua masih punya hak terhadap gawai anak.

  1. Dampingi aktivitas anak

Orang tua diminta untuk sering memantau aktivitas anak di gadget dengan memeriksa histori ataupun percakapan anak di media sosial. Jika ada yang mencurigakan, sebaiknya beri nasihat pada anak dengan baik.

  1. Batasi waktu penggunaan

Penelitian menyebut penggunaan gadget untuk anak maksimal 4 jam 17 menit setiap harinya. Beberapa ahli menyarankan agar anak hanya diizinkan memegang gadget di siang hari. Sementara, terapkan waktu tanpa gadget pada pukul 6-9 malam.

 

Penulis : Febrianto Bayu P 

Pimpinan Redaksi : M. Reza Afrizal

Editor : Rifky Sutanto

Layouter : Moh. Sami’udin

Related Post

Comments are closed.