Polda Tangkap Pengedar Sabu Jaringan Jateng – DIY

sabu-polda-diy

SLEMAN – Direktorat Narkoba Polda DIY menagkap operator dan pengedar narkoba yang mempunyai jaringan Jawa Tengah – DIY. Adalah Farid Gazali (30) warga Kulonprogo yang bertindak sebagai operator, dan Fendi (24) warga Semarang sebagai pengedar.

Kedua tersangka tersebut ditangkap di rumahnya masing-masing pekan lalu.

Direktur Reserse Narkoba Polda DIY, Kombespol Andi Fairan, mengungkapkan awal mula pihaknya mendapat informasi dari masyarakat. Setelah melakukan penyidikan, lantas pihaknya melakukan penggeladahan di rumah Farid yang kesehariannya beternak ayam tersebut.

“Dari tangan tersangka ditemukan barang bukti 0,14 gram,” ungkap Andi, Jumat (5/12).

Setelah dilakukan pemeriksaan urine, tersangka juga terbukti positif mengonsumsi narkoba jenis sabu. Setelah tersangka dimintai keterangan penyidik, maka diketahui Farid memesan sabu tersebut dari bandar yang ada di Jakarta.

Farid diketahui sudah tiga kali ini mengambil sabu seberat 200 gram ke pengedar. Dari dua kali pengambilan Farid mengambilnya sendiri ke Jekarta, namun untuk pengambilan yang ketiga Farid menyuruh sesorang pemuda dari Semarang yang bertugas sebagia kurir.

Adapun pemuda bernama Fendi (24) warga Semarang, merupakan kaki tangan Farid. Dia ditangkap sehari setelah petugas membekuk Farid. Fendi sendiri ditugaskan Farid ke Jakarta untuk menerima paket sabu dengan 200 gram dari seorang pengedar di sana.

“Sistemnya adalah kepercayaan, barangnya dikirim dulu, nanti setelah semua habis baru Farid mentransfer uang ke pengedar tersebut sejumlah Rp180 juta untuk 200 gram sabu,” tambahnya lagi.

Sabu yang berada di tangan Fendi lantas dibagi menjadi paket-paket kecil seberat 2 gram. Sabu tersebut nantinya dikirim ke pemesan yang alamatnya diberitahu Farid melalui SMS.

Dari 2 gram sabu tersebut dihargai seharga Rp2juta, apabila semua laku, maka Farid mengantongi uang Rp 200 juta.

“Yang Rp180 juta dikirim ke pengedar yang ada di Jakarta, sementara Rp20 juta sisanya dibagi mereka berdua, padahal mereka tidak saling kenal tetapi bisa saling percaya,” ungkap Andi.

Sumber : Tribunjogja

berita jateng diy JOGJA sabu

Author: 
    author
    JogjaLand

    Related Post

    Leave a reply