Petani Gunungkidul Budidaya Tanaman Jati dan Mahoni

kayu-jati_0505

 

Sebagian lahan kosong daerah Sodong, Gunungkidul digunakan sebagai tempat membudidayakan tanaman yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Pembudidayaan tanaman ini bertajuk “Peningkatan penguasaan usaha pertanian menuju hutan lestari masyarakat sejahtera”.

Dalam lahan tersebut, petani membudidayakan tanaman jati, mahoni, pohon duwet, tanaman plantinum, beringin dan banyak lagi macamnya. Semua tanaman tersebut akan dikembangkan sebagai bibit yang berkualitas tinggi.

“Butuh pemupukan dan pengairan yang telaten untuk mendapatkan bibit yang handal dari tanaman yang dibudidayakan ini,” ujar pak Warno, pengurus lahan Senin (29/9/2014).

Tanaman yang sudah layak dianggap sebagai bibit akan dipisahkan dan dirawat lebih maksimal. Bibit tanaman tersebut nantinya akan di tanam di lahan-lahan kosong agar menjadi hutan yang bisa menguntungkan dan menjadi hutan wisata Gunungkidul.

Sayangnya, musim kemarau ini membuat para petani keteteran merawat tanaman yang baru dibudidayan. Mereka harus rajin mengontrol gizi tanah dan harus menyeimbangkan antara kebutuhan air dan pupuk yang dibutuhkan oleh tanaman.

“Ya harus telaten ngurusinnya, kalau gak ya bakal layu dan gak bisa tumbuh jadi bibit. Bakalan kuntet tanamannya, masih jelasnya.

Sumber : TribunJogja.com / Rep Magang : Nur Hidayasi

news

Author: 
    author
    JogjaLand

    Related Post

    Leave a reply