PERUBAHAN GAYA HIDUP MASYARAKAT SAAT NEW NORMAL

Ikhsan1

Sumber (arynews.tv)

Masyarakat dunia saat ini masih berjuang melawan virus corona (covid-19) yang hingga saat ini masih belum diketahui kapan pandemi ini akan berakhir. Sejumlah pihak juga saling bersinergi dalam mengatasi masalah ini, terutama para tenaga medis yang memiliki peran vital dalam memutus mata rantai penyebaran virus.

Dengan adanya protokol Kesehatan yang diterapkan oleh otoriritas terkait ,dampak pandemi telah mengubah gaya hidup masyarakat. Berikut ini beberapa bentuk perubahan gaya hidup masyarakat saat ini pasca pandemi covid-19.

 

Ikhsan2
sumber (printerest)

 

  1. Jaga jarak atau physical distancing

Jaga jarak atau physical distancing adalah bentuk aturan untuk membatasi kontak langsung dengan orang, serta menjaga jarak setidaknya 1meter saat berinteraksi dengan orang lain, terutama dengan orang yang sedang sakit atau berisiko tinggi menderita covid-19.

Masyarakat saat ini diimbau untuk melakukan upaya physical distancing atau sebisa mungkin menjaga jarak secara fisik untuk melindungi diri dan orang lain dari infeksi virus corona. Penerapan physical distancing juga diterapkan di berbagai sektor ekonomi, pemerintahan, hingga tempat ibadah guna menjaga kemungkinan terjadinya penularan virus.

 

Ihsan3

sumber (printerest)

 

  1. Penggunaan masker dan pentingnya menjaga pola hidup sehat

Penggunaan masker secara masif saat ini menjadi budaya baru bagi seluruh elemen masyarakat dunia ditengah pandemi covid-19. Dilansir dari WHO (World Health Organization) bahwa salah satu transmisi virus covid-19 dapat melalui percikan atau droplet dari saluran pernapasan. Maka kini masker menjadi sesuatu yang sangat penting dalam pencegahan terpaparnya virus.

Masyarakat juga  telah diiimbau agar menerapkan pola hidup sehat seperti mencuci tangan, mengkonsumsi makanan sehat, dan mengurangi aktivitas di luar rumah guna memutus rantau penyebaran virus.

 

ikhsan4

sumber (printerest)

 

  1. Telekonferensi sebagai alternatif dalam bersosialisasi

Pandemi covid-19 juga mempengaruhi aktivitas pada bidang-bidang yang memerlukan tatap muka dalam pekerjaan seperti sekolah, meeting, dan perkuliahan. Dengan tidak adanya pertemuan secara langsung maka peralihan kepada media telekonfrens dilakukan oleh kebanyakan institusi.

Tujuannya tentu untuk melakukan komunikasi jarak jauh dengan orang lain sehingga sangat cocok diterapkan saat ini karena dapat menggantikan pertemuan-pertemuan seperti rapat, kegiatan belajar mengajar, bekerja, maupun hanya sebatas pertemuan informal pun bisa dilakukan.

 

ikhsan5

sumber (printerest)

 

  1. Pembayaran Via Dompet Digital

Sempat merebaknya isu mengenai transmisi covid-19 melalui uang kertas ternyata juga mengubah cara pembayaran. Kebiasaan menggunakan uang kertas atau cash kini telah beralih ke media e-wallet. Saat ini dompet digital menjadi alat pembayaran yang sedang naik daun seiring di tengah wabah pandemi Covid-19.

Sebagai bagian digital ekonomi dan finansial teknologi pamor dompet digital/e-wallet semakin meningkat. Dompet digital dijadikan alternatif untuk meminimalisir melakukan pembayaran dan transaksi secara tatap muka guna. Pembayaran via dompet digital dengan layanan drive thru/pesan antar diharapkan juga memudahkan masyarakat agar tetap menjaga dan mengurangi aktifitas diluar rumah guna mengurangi resiko terkena virus.

 

 ihsan6

sumber (printerest)

 

  1. Online Marketing jadi solusi bagi pengusaha

Masa Pandemi Covid-19 ini berdampak kepada sebagian besar sektor, termasuk sektor ekonomi dari mulai perusahaan department store, pasar, dan tempat usaha lainnya semuanya mengalami penurunan penjualan. Bahkan, sebagian masyarakat terpaksa kehilangan pekerjaannya dan menutup tempat usahanya.

Untuk menyiasati hal tersbut pemilik usaha mengalihkan penjualannya melalui platform daring atau online. Ketentuan bahwa adanya larangan orang berkerumun membuat penjualan online dianggap sebagai jalan keluar. Dengan cara seperti ini para pemilik usaha tetap dapat menjalankan usahanya ditengah pandemi covid-19.

 

Penulis : Ikhsan Rofiqi

Pimpinan Redaksi : M. Reza Afrizal 

Editor : Rifky Sutanto

Layouter : Moh. Sami’udin 

Related Post

Comments are closed.