Trotoar di Yogyakarta Bikin Pejalan Kaki Tak Nyaman

trotoar malioboro

JOGJA – Tim penilai Wahana Tata Nugraha dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat RI, sebuah penghargaan di bidang penataan lalu lintas dan transportasi publik, Senin (6/7/2015) memaparkan hasil penilaiannya terhadap penataan lalu lintas di Kota Yogyakarta.

Hasil paparan tersebut disampaikan di depan Wali Kota Yogyakarta dan jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta di Kompleks Balai Kota Yogyakarta.

Felix Iryantomo, Ketua Tim Penilai Wahana Tata Nugraha mengatakan ada beberapa poin yang perlu diperhatikan pada penataan lalu lintas dan transportasi publik di Kota Yogyakarta.

Misalnya trotoar di Kota Yogyakarta masih dianggap tidak mengakomodasi kebutuhan para pejalan kaki, sebab masih banyak trotoar yang digunakan sebagai tempat dagang para PKL.

Tak hanya itu, di beberapa trotoar juga dipasang pot tanaman yang ukurannya lebih dari setengah trotoar itu sendiri.

“Kalau seperti itu, tentunya pejalan kaki jadi tidak nyaman berjalan di trotoar. Padahal Kota Yogyakarta kan kota pariwisata, harusnya memberikan kenyamanan bagi para wisatawan dengan memberikan pedestrian yang nyaman,” kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Jaringan Transportasi Perkotaan Dirjen Perhubungan Darat RI ini, Senin (6/7/2015).

Tak hanya soal trotoar yang menjadi sorotan, banyaknya vandalisme yang terjadi pada rambu-rambu lalu lintas di Kota Yogyakarta juga menjadi catatan.

Sumber : Tribun jogja

news

Author: 
    author
    JogjaLand

    Related Post

    Comments are closed.