Pasang Patok Bandara Ricuh, Wartawan Kena Lempar Batu

ricuh-pemasangan-patok-bandara-kulonprogo

KULONPROGO - Proses pemasangan patok bandara baru yang berakhir ricuh di wilayah Sidorejo Glagah telah mengakibatkan seorang wartawan dan anggota kepolisian menjadi korban pelemparan batu.

Insiden ini terjadi saat massa warga WTT mengejar aparat agar meninggalkan wilayah mereka. Saat puluhan aparat polisi dan TNI sudah berada di Jl Daendels, massa masih berteriak-teriak menghalaunya. Ketegangan kembali terjadi saat aparat sedang berusaha masuk truk dalmas.

Sesaat barisan dan mobil polisi serta TNI berjalan ke timur, warga masih saja meneriakkan penolakan pemasangan patok. Saat itu lah batu seukuran genggaman tangan orang dewasa melayang dari arah kerumunan massa ke arah aparat. Wartawan kontributor RRI, Harun Susanto, terkena timpukan batu tersebut pada bahu dan pipi kanannya.

Dia mengaku saat itu posisinya di dekat aparat. “Batu tiba-tiba melayang. Kena bahu dan pipi” katanya, Rabu (21/1).

Harun meyakini batu itu datang dari arah kerumunan massa. Akibat insiden itu bahunya lebam dan sedikit lecet, serta pipinya mengalami luka gores. Sementara ini dia belum ingin melaporkannya ke polisi.

Tidak hanya Harun, seorang polisi saat itu juga terkena lemparan batu. Sontak hal itu membuat sejumlah polisi emosi dan kembali mendatangi kerumunan massa. “Siapa yang melempar?,” teriak seorang petugas sesaat keluar dari mobilnya.

Sumber : Tribunjogja

bandar Kulonprogo news wartawan

Author: 
    author
    JogjaLand

    Related Post

    Comments are closed.