Gelombang Tinggi Kembali Terjang Pantai Selatan Gunungkidul

ilustrasi-ombak-laut_

GUNUNGKIDUL – Gelombang tinggi di pesisir selatan Gunungkidul kembali terjadi, Kamis (2/6/2016).

Kejadian tersebut menyebabkan beberapa kerusakan, namun dilaporkan tidak ada korban jiwa.

Masyarakat dan nelayan di pinggir pantai diminta waspada terhadap gelombang susulan.

Seperti yang dilaporkan oleh Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Marjono, mengatakan, gelombang sudah terjadi semenjak Selasa (23/5/2016) pekan lalu, dan terjadi lagi Kamis (2/6/2016) pagi ini, sekitar pukul 06.00 WIB di Pantai Drini, Baron, dan Pulangsawal.

Ia menceritakan, begitu gelombang pasang datang, nelayan dan pedagang pun langsung menindahkan barang-barang yang dimiliki ke tempat yang lebih aman, untuk mengantisipasi kerusakan parah akibat gelombang.

“Di Baron, gelombang airnya sampai ke depan posko SAR. Di Drini meluap, sampai pedagang dan nelayan langsung antisipasi pindahkan barang-barang,” kata Marjono, Kamis (2/6/2016).

Lanjut Marjono, pihaknya melaporkan, kerugian yang ditimbulkan sebuah kapal dan tiga gazebo rusak diterjang ombak.

“Gelombangnya seperti gelombang yang terjadi sepekan lalu, setinggi lima meter lebih,” ujar Marjono.

Pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat yang ada di pesisir selatan Gunungkidul khususnya yang dekat dengan pantau untuk terus waspada.

Perkiraan gelombang tinggi akan terus terjadi pada 8 Juni nanti, diperkirakan tinggi gelombang diperkirakan mencapai 19,1 feet.

“Kami berharap masyarakat waspada, supaya lebih siap menghadapi gelombang pasang,” ujarnya. (*)

news

Author: 
    author
    JogjaLand

    Related Post

    Comments are closed.