Air Selokan Mataram Dikomersialkan

selokan mataram

SLEMAN – Para penggarap lahan pertanian yang mengandalkan pengairan dari aliran Selokan Mataram di Kabupaten Sleman, DIY, mengeluh.

Sebab, mereka harus membayar ketika membutuhkan air untuk keperluan lahan. Mereka keberatan dengan pembayaran itu tapi tak kuasa menolak.

Menurut seorang petani di Desa Tirtomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, yang meminta identitasnya disembunyikan, para petani saat musim kemarau selalu resah.

Terutama, para petani di bagian selatan lintasan Selokan Mataram, di Desa Purwomartani, Tirtomartani, dan Tamanmartani

“Kami kalau ingin dapat aliran air dari Selokan harus bayar dulu ke petugas, baru kemudian pintu airnya dibuka,” katanya, saat ditemui Tribun Jogja di rumahnya, belum lama ini.

Sumber : Tribunjogja

news

Author: 
    author
    JogjaLand

    Related Post

    Leave a reply