Tarif Angkutan di Jogja Akhirnya Turun

terminal-giwangan

YOGYAKARTA – Tarif angkutan umum di DIY akhirnya turun. Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) DIY dan Dishubkominfo DIY sepakat menurunkan tarif 10 persen sebagai dampak penurunan harga BBM pertanggal 19 Januari lalu.

“Sepakat turun 10 persen. Sekarang sedang diproses di Biro Hukum DIY untuk disusun jadi SK Gubernur,” kata Ketua Organda DIY Agus Adrianto, Senin (26/1/2015).

Dengan demikian, tarif angkutan perkotaan turun dari Rp4.000 menjadi Rp3.600 untuk umum. Sedangkan untuk pelajar, tarif turun dari Rp2.000 menjadi Rp1.800.

Tarif bus AKDP juga turun, dari Rp143 perkilometer menjadi Rp128 perkilometer untuk tarif batas bawah. Sementara tarif batas atasnya turun dari Rp221 menjadi Rp198 perkilometer.

Khusus untuk taksi, SK Gubernur yang baru tidak akan mengatur batas minimal transaksi. “Itu diserahkan ke armada masing-masing,” kata Agus.

SK Gubernur hanya akan mengatur tarif buka pintu yang turun dari Rp7.000 menjadi Rp6.650 serta tarif perkilometer yang turun dari Rp4.250 menjadi Rp4.000/km. “Kalau tarif tunggunya masih sama, Rp45 ribu perjam,” imbuhnya.

Namun, saat ini penurunan tarif belum diberlakukan. Itu baru berlaku jika SK sudah ditandatangani Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Kecuali untuk taksi, penerapan tarif baru harus menunggu teknis penggantian argo. Alat untuk tera ulang harus didatangkan dari Surabaya, Bandung atau Jakarta.

Sumber : Tribunjogja

berita JOGJA news terminal

Author: 
    author
    JogjaLand

    Related Post

    Comments are closed.