Penanaman Bambu Kabupaten Sleman Diperluas

Penanaman Bambu,  Kabupaten Sleman, Budidaya Bambu

Tempat penanaman bambu di Kabupaten Sleman bakal diperluas sampai 500 hektare dalam lima tahun yang akan datang. Menurut Kepala Bagian Kehutanan serta Perkebunan Dinas Pertanian, Perikanan, serta Kehutanan (DPPK) Kabupaten Sleman, Rofiq Andriyanto, keperluan bambu di Sleman bisa terpenuhi bila tujuan itu terwujud.

Rofiq mengaku, pihaknya terkendala untuk memberikan keyakinan orang-orang supaya tertarik dengan budi daya bambu. “Masyarakat berasumsi keadaan tanah yang ada tanaman bambunya itu tak baik. Walau sebenarnya itu tak benar serta semestinya bambu dapat ditanam dimana saja, ” tuturnya pada wartawan di Ruangan Humas Setda Sleman, Rabu (5/11/2014).

Rofiq memberikan, tanaman bambu juga ramah lingkungan lantaran dapat menyerap karbon dalam jumlah besar.

“Selain itu, sudah pasti industri bambu yaitu peluang untuk orang-orang Sleman. Bambu mungkin saja penggerak ekonomi baru serta tingkatkan kesejahteraan ekonomi, ” kata Rofiq lalu.

Disamping itu, Fajar Sudarwo, perwakilan Dewan Bambu Indonesia (DBI) menyampaikan, ada tiga lokasi di Sleman yang diproyeksikan jadi sentra penanamam bambu, yakni Turi, Prambanan, serta Pakem.

“Sedangkan sentra industri bambu dipusatkan di empat kecamatan, yakni Moyudan, Mlati, Seyegan, serta Minggir, ” ucap Fajar dalam peluang yang sama.

Menurut Fajar, diperlukan advokasi pada kebijakan umum berkenaan pernyataan standard bambu. Karena, sampai kini standard bambu tak disadari satu tingkat dengan kayu. Hal semacam itu jadi persoalan lain yang menghalangi pelebaran tempat untuk budi daya bambu.

Pemerintah Kabupaten Sleman diinginkan sediakan semua fasilitas serta prasarana pendukung bila memanglah serius meningkatkan potensi tanaman bambu.

“Apalagi nanti bambu bakal jadi industri kreatif budaya serta dibuatkan pasar sentra bambu, ” ungkap Fajar memberikan.

Direktur Center for Bamboo Application (CBA), Satya Hermawan juga meyakini bambu mempunyai prospek ekonomi yang menjanjikan. Tiongkok adalah salah satu negara yang kerap meminta bambu dari Indonesia, terutama bambu type petung.

“Bambu petung itu terbaik didunia. Saat ini, harga nya meraih Rp40. 000 per batang di Sleman, ” tutur Satya.

Satya mengharapkan, bambu tak sebatas digunakan juga sebagai bahan kerajinan. “Potensinya telah ada serta mungkin saja penggerak ekonomi orang-orang Sleman. Diluar itu, hampir seluruhnya sisi bambu bisa digunakan, dari mulai akar bawah hingga ujung atasnya, ” katanya.

Sumber : Harianjogja

Budidaya Bambu Kabupaten Sleman news Penanaman Bambu

Author: 
author

Related Post

Leave a reply