Mahasiswa KKN UNDIP Lakukan Terobosan Mudah Untuk Atasi Hipertensi Pada Lansia Tanpa Alat dan Bahan

Tempurejo/Magelang (15/08/20) – Terapi Slow Deep Breathing digunakan oleh Mahasiswa KKN UNDIP TIM II 2020 untuk mengatasi hipertensi pada lansia. Dengan bimbingan dr. Farmaditya Eka Putra, M.Si.Med, Ph.D sebagai Dosen KKN, Hal tersebut dipilih oleh Faris Abdurrasyid untuk mengajarkan terapi non Farmakologi yang dapat digunakan untuk mengurangi tekanan darah tinggi pada lansia, mengingat tingginya jumlah lansia dengan hipertensi dan belum meratanya Posyandu Lansia di Desa Tempurejo. Dalam melakukan kegiatan ini dilakukan secara door to door dan tetap memperhatikan protokol kesehatan, guna mencegah terjadinya penularan Covid – 19.

IMG_20200818_105723

Pengukuran tekanan darah
Sumber : galeri penulis

Pelaksanaan terapi Slow Deep Breathing yang mudah dan tidak memerlukan alat dipilih karena dirasa tepat untuk diterapkan kepada lansia, dibandingkan degan pemberian obat – obatan Farmakologi yang apabila diberikan secara terus – menerus pada lansia akan memberikan dampak yang kurang baik. Langkah awal yang dilakukan sebelum menerapkan terapi ini adalah melakukan pemeriksaan tekanan darah untuk mengetahui adanya hipertensi pada lansia , setelah itu lansia diberikan pendidikan kesehatan yang berkaitan dengan hipertensi yaitu pengaturan hidup sehat pada penderita hipertensi seperti menghidari makanan dengan natrium tinggi, makanan berpengawet, rajin melakukan aktivitas fisik, serta manajemen stress yang baik.
Setelah dilakukan pemeriksaan tekanan darah dan pemberian pendidikan kesehatan mengenai pengaturan hidup sehat pada penderita hipertensi, responden diberikan informasi dan di pandu untuk dapat menerapkan terapi Slow Deep Breathing. Langkah pertama dalam terapi ini adalah duduk dengan posisi yang nyaman kemudian meletakkan kedua tangan di atas perut. Setelah itu menarik napas dalam secara perlahan melalui hidung selama tiga detik sambil merasakan adanya pengembangan pada perut saat menarik napas, kemudian menahan napas selama tiga detik, langkah selanjutnya adalah mengeluarkan napas secara perlahan melalui mulut dengan mengerutkan bibir selama enam detik sambil merasakan perut bergerak kebawah. terapi ini dilakukan berulang selama 15 menit.

 

IMG_20200818_105741

Terapi Slow Deep Breathing
Sumber : Galeri Penulis

Proses pernapasan yang dilakukan secara lambat akan meningkatkan kadar oksigen di dalam tubuh yang dapat merangsang komoreseptor tubuh. Rangsangan tersebut mengakibatkan pembuluh darah melebar sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Salah satu responden yaitu Mbah Maryam yang merupakan lansia di Desa Tempurejo mengatakan bahwa baru saja mengetahui adanya terapi tersebut, beliau juga mengatakan bahwa terapi tersebut mudah di ingat dan dapat dilakukan secara mandiri dan teratur. Hal ini diharapkan dapat menjadi langkah yang baik untuk mengurangi Hipertensi pada lansia di Desa Tempurejo dengan mudah, murah, serta tanpa efek samping.

20200818_084912

Pemberian Modul
Sumber : Galeri Penulis

Selain melakukan terapi non Farmakologi untuk mengatasi Hipertensi pada lansia di Desa Tempurejo, Faris Abdurrasyid Mahasiswa KKN undip 2020 juga melakukan beberapa kegiatan kaitannya dengan pencegahan penuluran Covid – 19 mengingat sampai saat ini Indonesia masih dilanda Pandemi dengan tren kasus positif yang semakin meningkat. Kegiatan yang dilakukan berfokus pada perubahan perilaku masyarakat Tempurejo mengenai kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan serta perilaku hidup bersih dan sehat. Untuk mengubah perilaku maka diperlukan peningkatan kesadaran yang dapat tercapai apabila tingkat pengetahuan masyarakat menjadi meningkat oleh karena itu hal pertama yang dilakukan Faris Abdurrasyid adalah melakukan Pendidikan kesehatan mengenai New Normal, Covid 19, dan 6 langkah cuci tangan dengan sasaran Perwakilan Ibu – Ibu Dawis dan murid TPQ Baharudin. Agar informasi yang telah didapat dapat selalu di ingat dan dilaksanakan maka dilakukan penempelan poster di beberapa titik desa dan pengadaan galon cuci tangan.

20200818_084915

Pendidikan kesehatan mengenai New Normal
Sumber : galeri penulis

Walapun kegiatan KKN kali ini diadakan secara individu, Faris Abdurrasyid mahasiswa KKN Undip 2020 berharap rangkain kegiatan KKN yang telah dilakukan tetap dapat memberikan manfaat dan hal positif pada masyarakat desa Tempurejo dan tetap bisa dilaksanakan secara mandiri setelah mahasiswa tidak lagi melakukan KKN di desa Tempurejo, Kec Tempuran, Kab Magelang, Jawa Tengah.

 
Penulis : Faris Abdurrasyid / Fakultas Kedokteran / 22020117140012
Editor : dr. Farmaditya Eka Putra, M.Si.Med, Ph.D

Layouter : Moh. Sami’udin 

 

Related Post

Comments are closed.