Jalur Pendakian Merbabu di Tutup

sampah-merbabu

MAGELANG - Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) menyatakan jalur pendakian ke Gunung Merbabu akan terus ditutup hingga musim kemarau berakhir. Hal ini ditujukan untuk mengantisipasi kejadian kebakaran yang sempat menghanguskan puluhan hektar semak perdu dan vegetasi di gunung tersebut.

Kepala Seksi Wilayah II Taman Nasional Gunung Merbabu, San Andre Jatmiko menjelaskan, meskipun api sudah berhasil dipadamkan pada Sabtu (23/8/2015) petang. Namun, pihaknya masih akan terus menutup jalur pendakian.

“Hal ini untuk meminimalisir kejadian serupa. Penutupan hingga musim kemarau berakhir,” ujarnya, Senin (24/8/2015).

Dia menyebutkan bahwa wilayah puncak Merbabu merupakan daerah yang rawan kebakaran. Hal ini karena di bagian puncak terdapat sabana yang ditumbuhi rumput kering saat kemarau. Dia menyebut hampir tidak pernah terjadi kebakaran di bagian bawah lereng Gunung Merbabu.

“Untuk mengantisipasi kerawanan ini, hampir di setiap desa kami bentuk Masyarakat Peduli api (MPA). Ada ratusan MPA yang siap menjadi relawan apabila menghadapi hal semacam ini. Sosialisasi juga terus kami lakukan,” kata Andre.

 

Sumber : Tribunjogja

news

Author: 
    author
    JogjaLand

    Related Post

    Comments are closed.