Candi Gampingan Jogja

Candi Budha di Dusun Gampingan.

candi-gampingan-1-300x225

  • Akses

Candi Gampingan terletak di Dusun Gampingan, Kelurahan Sitimulyo, Kecamatan Piyungan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Tepatnya berada di sebelah selatan pusat Kota Yogyakarta. Untuk mencapainya pun mudah, wisatawan dapat menggunakan kendaraan umum, yaitu dengan naik bis sampai di perempatan Kids Fun dan dilanjutkan naik becak sampai ke lokasi wisata.

candi-gampingan-2-300x224

  • Keistimewaan

Candi Gampingan Jogja merupakan salah satu warisan peninggalan sejarah yang amat berharga. Ia ditemukan tahun 1995 oleh pembuat batu bata dan dilanjutkan dengan tiga kali proses penggalian, yaitu pada tahun 1995, 1996, dan 1997. Candi ini menjadi saksi sejarah perjalanan Kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-8 dan ke-9 yang bernuansa Agama Budha. Hal itu dapat dilihat dari detail bangunan candi sebagai berikut.

Candi Gampingan sebenarnya terdiri dari tujuh buah bangunan, namun kini hanya tersisa satu bangunan saja yang utuh dan dapat dinikmati keindahannya. Bangunan ini berbentuk segi empat berukuran 4,64 x 4,65 meter dan tinggi 1,2 meter. Susunannya terdiri dari delapan buah batu putih yang ditumpuk dan disusun secara rapi. Menurut penelitian, teknik penyusunan candi ini menggunakan teknik kait dan juga teknik las yang merupakan teknik penyisipan batu pada rongga-rongga yang menyambungkan batu satu dengan batu lainnya.

candi-gampingan-8-300x187-candi-gampingan-4-300x187

Di komplek candi ditemukan adanya Arca Jambhala, yakni Dewa Rejeki yang merupakan anak dari Dewa Siwa. Digambarkan bahwa sang dewa sedang duduk bersila dengan mata tertutup dan tubuhnya dikelilingi oleh bunga teratai sebanyak 8 helai. Menandakan bahwa ia sedang merasakan kebahagiaan tingkat tinggi. Penemuan arca itulah yang menjadi bukti utama ajaran agama Budha di komplek candi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa masyarakat pada zaman dulu menggunakannya sebagai tempat pemujaan. Sebagai bukti lainnya, di komplek candi juga ditemukan tiga buah arca Dhyani Buddha Vairocana yang terbuat dari perunggu dan Arca Candralokesvara yang terbuat dari batu andesit.

candi-gampingan-7

Sedangkan di tubuh candi terdapat beberapa relief hewan seperti: relief burung gagak berparuh, burung pelatuk berjambul, dan ayam jantan kekar. Relief-relief itu dipilih bukan tanpa alasan, karena penggambarannya mengandung filosofi yang tinggi. burung digambarkan sebagai lambang keabadian manusia setelah ia berpisah dari raganya, juga sarana menuju para Dewa. Sedangkan katak sendiri dianggap sebagai simbol reinkarnasi dan lambang kesuburan, karena ia dapat mendatangkan hujan dan menyuburkan tanaman. (Um-)

Map 

Related Post

Leave a reply