Kapal Rp 1 Miliar Dibiarkan Karam di Gunungkidul

kapal-inka-mina_

GUNUNGKIDUL - Kapal Inka Mina bantuan pemerintah DIY karam di kolam pelabuhan Sadeng, Girisubo. Kapal berukuran 30 grosston tersebut karam karena mengalami kebocoran lambung.

Kapal tersebut rusak sekitar tiga pekan lalu saat digunakan melaut. Kapal yang dikelola oleh Kelompok Usaha Bersama (KUBE) tersebut menghantam tebing sehingga membuat lambungnya bocor.

Oleh nelayan yang mengoperasionalkan, kapal tersebut kemudian dibawa ke dermaga dan disandarkan di kolam pelabuhan. Karena kerusakan tidak segera diperbaiki, kapal senilai Rp 1 miliar tersebut akhirnya karam di kolam pelabuhan.

“Karena terus dihantam ombak, sekarang karam,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP ) Gunungkidul, Agus Priyanto, Selasa (13/1/2015).

Dia mengaku prihatin dengan kondisi kapal bantuan pemerintah DIY tersebut karena dibiarkan karam begitu saja. Pemberian bantuan kapal kepada nelayan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan, hanya saja setelah kapal diberikan malah tidak dirawat dengan baik.

Untuk itu, supaya tidak mangkrak dan rusak parah, Agus meminta pengelola kapal untuk melakukan perbaikan sehingga keberadaan kapal tidak menganggu mobilisasi kapal lainnya.

“Kalau kami diminta untuk mengambil alih kapal, tentu tidak bisa karena tidak memiliki kewenangan. Mungkin lebih tepatnya kewenangan ada di UPT DKP provinsi yang ada di pelabuhan,” jelasnya.

Sumber : Tribunjogja

news

Author: 
    author
    JogjaLand

    Related Post

    Comments are closed.