Gunungkidul Kekurangan Tenaga Penyuluh Lapangan

gunungkidul

GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengalami kekurangan tenaga penyuluh lapangan. Dari kebutuhan sebanyak 240 orang, saat ini baru terpenuhi 139 pegawai saja.

Jumlah tersebut terus mengalami penurunan karena hingga 2018 mendatang, ada 37 tenaga penyuluh lapangan yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil yang pensiun. Pemerintah sendiri tidak bisa melakukan rekrutmen karena adanya moratorium dari pemerintah pusat.

Kepala Sub Bidang Ketenagaan Badan Pelaksana Penyuluh Ketahanan Pangan ( BP2KP) Gunungkidul, Wibowo Purno Katoto mengungkapkan, kebutuhan tenaga penyuluh lapangan meliputi perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan.

Untuk menyiasati kekurangan tenaga penyuluh, pihaknya akhirnya mengabung beberapa bidang menjadi satu. “Kami menggabungkan beberapa bidang, salah satunya bidang pertanian dengan peternakan,”katanya akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan, selain menggabungkan beberapa bidang penyuluhan, untuk menyiasati kekurangan tenaga penyuluh lapangan ini pihaknya memberdayakan tenaga honorer dan tenaga harian lepas. Meski demikian, jumlah tenaga penyuluh masih tetap mengalami kekurangan.

Sumber : Tribunjogja

berita gunungkidul news wisata

Author: 
    author
    JogjaLand

    Related Post

    Comments are closed.