Sejarah Candi Borobudur sebagai Peninggalan Dinasti Sailendra

Sejarah Candi Borobudur sebagai Peninggalan Dinasti Sailendra

Sejarah Candi Borobudur sebagai Peninggalan Dinasti Sailendra

Candi Borobudur merupakan incaran bagi wisatawan baik domestik maupun internasional. Candi Borobudur merupakan candi terbesar di Indonesia bahkan terbesar di dunia. Candi Borobudur adalah salah satu warisan budaya milik Indonesia yang terkenal di seluruh dunia karena masuk ke dalam tujuh keajaiban dunia. Tidak heran jika Sejarah candi Borobudur menjadi daya tarik sendiri.

Candi Borobudur juga merupakan candi Budha terbesar di dunia. Bangunannya yang megah membuat banyak pasang mata ingin berkunjung ke sini untuk melihat keindahan arsitektur yang unik. Sejarah yang dimiliki adalah daya tarik utama wisatawan berkunjung kemari untuk mengetahui detail cerita terbentuknya candi yang megah ini.

Mengenal Sejarah Candi Brobudur

Di Indonesia, siapa yang tidak mengenal ketenaran Candi Borobudur? Candi yang terletak di Magelang, Jawa tengah dan tidak jauh dari daerah Istimewa Yogyakarta ini memang sangat populer. Letaknya berada di ketinggian Bukit Menoreh dan dikelilingi oleh gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Candi Borobudur masih penuh dengan misteri yang belum diungkap secara gamblang hingga detik ini, maka dari itu perlu mempelajari sejarah Candi Borobudur untuk mengetahuinya asal-usul terbentuknya Candi terbesar di dunia ini.

Pembangunan candi Borobudur selesai pada abad ke 8 dan merupakan peninggalan Dinasti Sailendra. Diperkirakan pada tahun 750 masehi, candi Borobudur dibangun dengan cara yang misterius karena pada abad tersebut manusia belum mengerti tentang perhitungan arsitektur. Apalagi candi Borobudur dibangun begitu menjulang tinggi dibutuhkan sebuah perhitungan arsitektur yang handal.

Namun, diketahui bahwa pembangunan candi Borobudur pada masa itu dilakukan oleh arsitek ternama yaitu Gunadhama. Akhirnya pembangunan candi selesai pada masa pemerintahan raja Samaratungga.

Jika berkunjung ke candi Borobudur, Anda akan menemukan sebuah prasasti yang dianggap memiliki hubungan dengan sejarah dan asal usul Borobudur. Prasasti tersebut berumur 842 Masehi bernama Prasasti Sri Kahuluan yang merupakan tempat yang biasa digunakan sebagai pemujaan. Dalam buku seorang ahli sejarah, Poerbatjaraka menyebutkan bahwa kata Borobudur mengandung arti Biara Budur yang berarti dalam bahasa Jawa kuno adalah Bara artinya besar dan kata budhur artinya Buddha. Pada tahun 1365 disebutkan dalam kitab kuno Negarakertagama menyebutkan sebuah kata Budur.

Sebetulnya tidak disebutkan sebuah bukti yang kuat mengenai sejarah candi Borobudur di masa runtuhnya. Para ahli mengemukakan bahwa runtuhnya candi Borobudur diawal tahun 950 karena dahsyatnya letusan Gunung Merapi. Akibat dari letusan tersebut, candi Borobudur tertimbun tanah. Runtuhnya candi Borobudur dilanjutkan dengan peristiwa runtuhnya kerajaan Sailendra, kerajaan Mataram Hindu dan kerajaan Medang. Akibat keruntuhan beberapa kerajaan tersebut, akhirnya kerajaan Mataram menguasai Jawa Tengah.

Sejarah-Candi-Borobudur, relief-Borobudur -asal-mula-penemuan

Penemuan Kembali Sejarah Candi Borobudur

Berbicara mengenai sejarah candi Borobudur tidak jauh tentang peristiwa letusan sangat dahsyat terjadi kembali di tahun 1006 Masehi, saat itu candi Borobudur terkubur oleh lapisan abu gunung Merapi. Sekitar tahun 1814, Borobudur ditemukan ditemukan kembali di balik hutan yang sangat lebat. Mengambil sejarah penemuan Borobudur ketika Raffles sebagai wakil Gubernur Inggris datang ke pulau Jawa mendengar cerita dari para pemburu bahwa ada sebuah candi yang begitu besar ada di balik hutan belantara.

Raffles akhirnya memerintahkan insinyur dari Belanda untuk membuktikan kebenaran hal tersebut. Ternyata benar ditemukan sebuah candi Borobudur di Nusantara. Sekitar tahun 1973 dibantu oleh UNESCO melakukan sebuah restorasi besar-besaran untuk candi Borobudur.

Sejarah candi Borobudur akhirnya menjadi bagian dari catatan di Indonesia sebagai penemuan besar. Saat ini Borobudur menjadi tujuan wisata karena peran UNECO yang menjadikannya sebagai bangunan budaya milik dunia pada tahun 1991.

Artikel : www.jogjaland.net

 

 

candi borobudur candi magelang Sejarah Candi Borobudur wisata candi

Author: 
    author
    JogjaLand

    Related Post

    Comments are closed.