Pantai Parangkusumo Jogja

pantai parangkusumo 2

Mitos Yang Kuat Tersirat Di Pantai Parangkussumo.

  • Sejarah

Pantai Parangkusumo merupakan pantai yang mempunyai peranan penting bagi masyarakat Yogyakarta. Menurut mereka kisah panjang Yogyakarta bertumpu pada sejarah yang terjadi di pantai ini. Hingga untuk menghargai sejarah tersebut ada sebuah tradisi rutin yang dilakukan di sana. Namun, sejarah apakah itu? Berikut ceritanya.

Suatu waktu Raja Mataram pertama, Panembahan Senopati bertapa, menyepi di Pantai ini. Ia berdoa memohon pertolongan kepada Sang Maha Pencipta agar dapat menyelesaikan tiap persoalan yang ada di Kerajaan Mataram. Ia pun berdoa dengan bersungguh-sungguh, hingga tanpa sadar aura terpancar dari dalam dirinya. Kharismanya mampu mengoyak alam sekitarnya. Badai dahsyat menggoncang lautan, ikan-ikan terlempar ke daratan, angin berhembus kencang menerbangkan pepohonan, tercabut dari akarnya. Semuanya tergoncang termasuk Kraton Bale Sokodhomas, kerajaan milik Ratu Selatan.

pantai parangkusumo

Sang Raja pun tak menyadarinya, sampai-sampai Ratu Selatan menampakkan diri dan datang menemui Panembahan Senopati. Ia pun menyambut kedatangan Sang Ratu dengan keadaan duduk tenang di atas batu besar yang dinamakan batu sengker. Ratu Selatan kemudian duduk di hadapan Sang Raja di atas sebuah batu kecil menghadap utara di Puri Cepuri. Dua batu inilah yang kemudian dinamakan “batu cinta”. Mereka berdua kemudian saling berbicara dan bernegosiasi. Hasilnya, Ratu Selatan bersedia membantu semua permasalahan yang dihadapi Panembahan Senopati dan Keraton Yogyakarta, dengan syarat bahwa Panembahan Senopati dan semua keturanannya yang menjadi raja mau menikahi Ratu Selatan. Selain itu ia meminta agar diadakan ritual setiap tanggal 30 Rajab Kalender Jawa di pantai itu. Sang Raja pun menyetujuinya dengan syarat bahwa dalam pernikahan mereka tidak akan dikaruniai anak.

pantai parangkusumo 3

Alhasil setelah pertemuan itu terjadi hubungan erat antara Ratu Selatan dan Keraton Yogyakarta. Budaya Yogyakarta pun tak pernah lepas dari cerita mistis tentang Ratu Selatan. Hingga saat ini banyak masyarakat Yogyakarta masih mempercayai cerita tersebut. Namun, tentang kebenarannya tak perlu diyakini terlalu kuat, hanya sekedar tahu itu penting.

Adapun tentang nama Pantai Parangkusumo sendiri berasal dari dua kata Bahasa Jawa yakni Parang dan Kusumo. Kata “parang” berarti “karang” dan “kusumo” berarti “jiwa” atau “ruh”. Hal tersebut berdasarkan kisah pertapaan Panembahan Senopati di atas karang dan auranya yang dahsyat.

cepuri pantai parangkusumo

  • Keunikan

Pantai Parangkusumo Jogja merupakan salah satu pantai yang banyak dikunjungi wisatawan. Bukan hanya karena pesona keindahan pantainya, melainkan karena nilai mistis dan budaya yang ada. Di pantai ini setiap tanggal 30 Rajab Jawa diadakan tradisi adat Labuhan Alit Parangkusumo oleh para anggota Keraton Yogyakarta dan masyarakat sekitar. Upacara ini dilakukan di pantai dan Puri Cepuri. Puri cepuri merupakan tempat Batu Cinta, dua batu saksi bisu pertemuan Sang Raja Mataram dan Ratu Selatan. Sekarang Puri Cepuri berada tak jauh dari pantai dan dalam kawasan tembok bercat putih, yang akan dibuka sewaktu upacara adat tersebut.

ritual pantai  parangkusumoritual pantai  parangkusumo 2

Begitulah keadaan yang ada di Pantai Parangkusumo Jogja, penuh mistis. Maka tak heran ketika berkunjung, wisatawan juga dapat mencium bau bunga setaman dan bau kemenyan yang menyengat. Namun jika tak tertarik hal-hal semacam itu, wisatawan dapat bermain-main di pantai. Keindahan pantainya pun tak kalah indah dengan Pantai Parangtritis yang ada di sebelahnya.

pantai parangkusumo 4

  • Akses

Pantai Parangkusumo terletak di Desa Parangtritis Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Lebih tepatnya berjarak 30 km ke arah selatan dari Pusat Kota Yogyakarta. Pantai ini berdampingan berada tepat sebelah barat Pantai Parangtritis, tanpa ada pembatas apapun. Untuk mencapainya, pertama wisatawan perlu mengakses jalan menuju Pantai Parangtritis. Sesampainya di loket retribusi, wisatawan belok kanan dan lurus sampai akhirnya bertemu dengan Pantai Parangkusumo.

Related Post

Leave a reply