Batu Besar Di Wilayah Prambanan Di Pecah

Wilayah Prambanan,  Sleman, longsor prambanan

Masuk musim penghujan, warga yang tinggal di perbukitan Wilayah Prambanan Sleman mulai lakukan persiapan manfaat hadapi bencana longsor. Karena tiap-tiap musim hujan, di tempat itu sering ada bencana longsor.

Seperti yang dikerjakan warga dan relawan yang tergabung dalam Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Bandung Bondowoso Prambanan, Jumat (21/11/2014). Telah dua hari ini, warga lakukan ciping atau memecah batu yang ada di lereng bukit Dusun Jonggalan Desa Madurejo Kecamatan Prambanan. Di tempat itu ada suatu batu besar dengan panjang 7 mtr. serta lebar 3 mtr. yang longsor dari atas.

Untuk hingga ke tempat pemecahan batu, KRjogja. com mesti menaiki bukit yang cukup curam sejauh nyaris 200 mtr.. Demikian hingga atas, terlihat sebagian warga tengah berupaya memecahkan batu memakai linggis. Mendekati siang, mereka lantas turun untuk mulai sejak istirahat makan.

” Longsornya seputar dua tahun yang lantas. Batu itu tak segera jatuh ke bawah, lantaran tertahan dua pohon besi yang ada di lereng. Tetapi saat ini kondisinya telah mencemaskan lantaran tak akan kuat disebabkan terkikis air hujan. Diluar itu letaknya batu juga ada di tengah-tengah aliran sungai, hingga sangatlah membahayakan untuk warga di bawah, ” kata Ketua FPRB Bandung Bondowoso Prambanan, Brewok pada KRjogja. com disela-sela ciping batu.

Ciping gagasannya bakal dikerjakan dalam 10-15 hari. Batu yang sudah dipecah, segera diatur di samping sungai untuk jadikan talud batu kosong atau tanpa ada semen. Bila tak selekasnya dipecah, sekurang-kurangnya ada 12 Kepala Keluarga (KK) atau 36 jiwa yang tinggal dibawahnya terancam longsor.

Longsor paling akhir menerpa rumah punya Muh Karjo (77) Februari kemarin. Saat itu batu besar menerpa tempat tinggalnya yang ada pas di bawah Gunung Cilik. Batu yang ada di tebing setinggi 100 mtr. itu menghancurkan sisi dapur tempat tinggalnya.

Sumber : krjogja

longsor prambanan news Sleman Wilayah Prambanan

Author: 
author

Related Post

Leave a reply